Candra Bi Playmaker di Panduanmenulis.com dan kini sedang mengadu nasib di Majalahponsel.org, Ponseler.com, Dibungkus.com dan 100 situs lainnya.

3 Manfaat Psikotes Bagi Karyawan, [PENTING]

2 min read

manfaat psikotes

Manfaat Psikotes – Baik pekerja atau pemberi kerja pasti setuju jika pekerja ideal adalah ketika dia merupakan the right man on the right place. Bagi beberapa orang, bekerja dengan menghitung angka-angka dan mencocokkan data dari satu dokumen ke dokumen yang lain adalah pekerjaan yang sangat mereka senangi.

Sementara buat sebagian lainnya, saat disuruh bekerja demikian, mereka akan frustrasi dan tidak senang dengan pekerjaannya. Akibatnya, pasti hasil kerjanya menjadi tidak maksimal, banyak kesalahan, dan bahkan menambah pekerjaan bagi orang lain.

Keunikan pada diri setiap orang rupanya jadi modal penting bagi roda industri untuk tetap berputar. Dengan ragam peran yang dijalankna, mereka akan dapat saling mengisi kekosongan satu sama lain, sehingga produktivitas kerja dapat tercapai. Masalahnya, jarang sekali perusahaan yang memiliki orang yang pas pada posisi yang tepat itu.

Ada beberapa orang yang sebetulnya sangat potensial kalau bekerja di bagian keuangan, tetapi sebab dia kerja di bidang pemasaran, karena itu potensinya menjadi tidak berkembang, walaupun ada juga beberapa orang yang potensi dan motivasi kerjanya sangat terbatas sehingga tidak sesuai dengan untuk isi pekerjaan apa saja.

Untuk membantu memetakan kekuatan serta potensi satu orang agar isi urutan yang pas dalam satu perusahaan, kontrol psikologis penting untuk dikerjakan. Tetapi permasalahannya, banyak perusahaan yang pilih tidak untuk lakukan kontrol psikologis pada karyawannya sebab berpikir jika mereka harus keluarkan uang.

Walau sebenarnya, tempatkan orang di urutan yang salah malah justru membuat mereka berkesempatan besar untuk keluarkan uang yang semakin besar dibanding untuk lakukan kontrol psikologis (contoh: ongkos pelatihan yang percuma, produktivitas kerja yang kurang maksimal, serta angka turnover yang bertambah).

Pemeriksaan psikologi biasanya dilakukan oleh pihak ke-3 dengan tujuan untuk menjamin netralitas hasil penilaian pada karyawan. Tujuan pemeriksaan bisa untuk dalam rangka seleksi penerimaan karyawan, pemetaan karyawan, atau menilai performa serta kesiapan karyawan yang nanti akan berguna untuk pertimbangan melakukan promosi pada karyawan.

Pemeriksaan psikologi adalah rangkaian proses yang terdiri dari: psikotes (penggunaan materi tes psikologi baik dalam bentuk paper-and-pencil atau computerized), observasi (bisa dalam bentuk simulation, fokus kelompok discussion, leaderless group discussion), dan wawancara.

Inilah 3 manfaat psikotes bagi perusahaan dan karyawan yang wajib diketahui:

Memprediksi Performa Pekerja

Psikotes/pemeriksaan psikologis sangat mungkin kita untuk memprediksi performa pekerja sebelum mereka bekerja. Berbeda dengan tes akademis yang biasa dilakukan, psikotes bisa memberi informasi bukan hanya mengenai kemampuan pekerja, dan juga potensi dari pekerja tersebut.

Potensi berarti sesuatu yang belum terlihat. Dengan begitu, saat ada karyawan yang kurang memperlihatkan performa yang baik, melalui psikotes/pemeriksaan psikologis kita dapat mengetahui apakah kinerja yang kurang baik itu disebabkan oleh:

  1. Dia tidak memiliki potensi dan tekad untuk bekerja dengan baik.
  2. Dia sebenarnya mempunyai kemauan untuk bekerja, tetapi tidak mampu.
  3. Dia sebenarnya pengen dan mampu bekerja, tetapi kurang termotivasi sebab beberapa faktor.

Dengan melihat pada hal ini, pasti gampang untuk dapat memprediksi siapa yang akan berhasil, siapa yang akan berhasil bila dikerjakan penyesuaian (baik pada sistem reward, posisi/jabatan, dan lain-lain), dan siapa yang kemungkinannya sangat kecil untuk berhasil.

Menggali Informasi Lebih Dalam

Psikotes/pemeriksaan psikologis memberi informasi yang sulit didapatkan bila cuma memercayakan penilaian atau penilaian pada umumnya serta bukan oleh profesional di bidangnya.

Tiap orang, ditambah lagi orang yang sedang melamar kerja, pasti berupaya untuk membuat kesan-kesan pertama yang positif.

Kesadaran jika dianya sedang dipandang tentu membuat untuk memperlihatkan dianya yang paling baik. Bila yang diperlihatkan bukan keadaan yang sebetulnya, karena itu pasti waktu dia kerja, hasil kerjanya tidak sesuai yang diinginkan.

Serangkaian kontrol psikologis/psikotes bisa mengetahui hal itu, hingga bisa memperbedakan beberapa orang yang kelihatan baik sebab mereka memang sungguh baik serta beberapa orang yang kelihatan baik sebab mereka sedang sembunyikan beberapa hal yang jelek.

Memetakan Kemampuan Pekerja

Manfaat psikotes membantu memetakan karyawan untuk mengisi posisi yang sesuai dengan dirinya. Rangkaian pemeriksaan psikologis dilakukan tidak cuma untuk menguntungkan perusahaan, tetapi juga menguntungkan karyawan yang bekerja di dalamnya karena akan membuatnya bekerja sesuai minat dan potensinya.

Setiap orang tentu berpotensi, dan sepanjang didukung dengan motivasi dan semangat kerja yang positif, pasti dia akan sesuai dengan salah satu dari sekian banyak lowongan pekerjaan yang ada.

Memiliki karyawan yang kerja sesuai dengan keahliannya akan membuat produktivitas kerja bertambah berkali-kali lipat karena pekerjaan tidak lagi dianggap sebagai beban bagi mereka, tapi sebagai pengalaman positif yang membantu mengaktualisasi diri mereka.

Oleh karena itu, psikotes adalah hal yang perlu untuk dipertimbangkan dalam menunjang produktivitas suatu industri. Tetapi, perlu tetap diingat bahwa hasil manfaat psikotes bukanlah alat untuk menjadikan label untuk orang-orang yang dites.

Jadi, apabila ada beberapa orang yang waktu dites mendapatkan hasil kurang memuaskan, rekomendasi psikologis (yang biasanya diberikan di laporan hasil psikotes) tetap perlu diperhatikan untuk menaikkan kapasitas / kemampuan karyawan tersebut.

Beberapa informasi manfaat psikotes miliki jaman legalitas yang terbatas pada beberapa bulan atau tahun karena manusia adalah mahkluk yang dinamis dan pembelajar.

Bila ingin melihat kisi-kisi psikotes agar lebih paham, silahkan cari di Google atau situs psikologi. Ada banyak yang dibagikan oleh para pegiat psikologi. Dengan begitu Anda akan lebih mudah dalam menjalaninya.

Candra Bi Playmaker di Panduanmenulis.com dan kini sedang mengadu nasib di Majalahponsel.org, Ponseler.com, Dibungkus.com dan 100 situs lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *